Thursday, August 11, 2016

Dia penyebab Galau, Patah hati, Baper, Insomnia dan Sebagainya


CURHAT GALAU

Selamat malam wahai hati yang tersakiti, Masihkah kau berani Mencintai.?? “Resiko patah hati sudah biasa kau rasakan..

 “Aku risau pada suara tanpa kata, Hatiku membisik perlahan hingga mengganggu pikiran, dan “Mengharapkanmu kembali aku bosan.

Mengapa setiap kali aku mencoba melupakan tentangmu, justru kabar dengan Komposisi BAPER Tinggi selalu menghadang dalam ingatanku..
“Aku mengharapkanmu sudah dari Tahun lalu, Salahku sudah ku akui, dan Ma’af pun Telah kau ucapkan sendiri..


Jelas aku cemburu kamu menjalin cinta dengan laki-laki lain, ‘jika aku bilang Tidak cemburu, itu berarti Aku lelaki Pendusta Hati.!!!
Dalam media social, Kau Mendekat lagi Tanpa inisial, ku kira siapa, “Ohh Ternyata cinta Lama.. 

Sudah ku konfirmasi pertemanan, dan kau mulai lagi membuka perasaan, “Sungguh aku Baper Level BUNUH Diri.!!!
Ku kira awalnya baik-baik saja, sampai suatu hari kau mulai cuek Lagi dan Pesan Panjang dariku hanya kau Baca tapa kau balas,

Semenjak mengenal Cinta baru, sikapmu berubah tanpa tanda baca, kau egois menulis dan tak pernah pedulikan pembaca.

 “Biarlah mungkin kau sibuk, atau lelah… #Ku kira BEGiTU.!!!


Tapi mengapa DP tiap menit kau Ganti, Bahkan sesekali kau Berada dalam pelukan laki-laki lain..
“Apa kamu kira Aku akan biasa saja.??

Tolong hargai, siapapun Yang pernah menjadi kekasihmu, “Ku yakin merekapun gelisah dalam hati, bahkan mungkin Akan mengundang air mata yang Membasahi sebagian pipi.

“Jika memang niatmu untuk Pamer atas kebahagiaanmu yang telah kau dapat ‘tolong jangan Sesadis itu,

Ini Hati MbakK..!! Bukan Puzle Plastik, yang kalo Ancur bisa di susun Lagi.!!


Dalam beberapa season percakapan sempat kau katakan, ingin Berteman baik denganku..?? “Massya’ALLAH MbakK mbakK,,,
Aku + kamu = Teman , sedangkan Aku tau kamu Pacaran sama orang lain.??? “Malah kaya Drama indo***r 

Kalo kamu emang masih punya hati dan mikirin perasaan orang lain, Harusnya selagi punya pacar, jauh-jauh lah dari mereka…
Aku mematahkan Hatimu sekali, “dan balasan kamu bukan lagi mematahkan, “Tapi menebang Hingga Akar dan Tunas-Tunas kebahagiaan yang akan Tumbuh.


 ‘Sekarang aku Sedang menikmati patah hatiku, BBM’mu dan sosmed lainnya  telah ku blokir permanent dari Friendlist, “supaya apa.???
“Supaya Harapanku tentang kehadiranmu hilang selama-lamanya.!!!

Sesekali aku Rindu atas canda tawa yang pernah ada, Tapi ya sudahlah,, 
“Hati ini mencoba Mengikhlaskan kamu hidup bersama mereka yang mampu membahagiakan dan Sang Maha Pencipta yang mengatur Takdir kehidupan. 

“Pergilah Bersamanya..
Jika suatu saat kau tersesat, ingatlah Aku…
Jalan pulang yang selalu kau Lupakan.”


No comments:

Post a Comment