Saturday, March 25, 2017

Korban Perasaan

“Korban Perasaan Cinta yang di titipkan”

Permisi para pemilik hati yang sudah tidak terpakai lagi,,
Bolehkah aku bercerita sedikit tentang rasa kehilangan, Rasa yang terus ada meski mata telah beralih pandang.

Kamu adalah alasan mengapa senja datang tepat waktu,
Kamu adalah alasan mengapa embun pagi Terdiam di satu sisi

Terlalu berat bagi tangkai membiarkan bunga di petik tangan, dan Terlalu menyedihkan saat sang surya mulai berpamitan.

itu semua bukanlah hal yang memaksa, Tapi memang sebuah hal yang harus di lakukan,

Cinta mengajarkan kita untuk saling menyapa, Berbagi senyum dalam Luka, dan saling menjaga di setiap doa.

Tapi  itu semua telah sirna, semenjak hati yang di lukai pergi dan enggan untuk kembali.

Di setiap langkahnya mungkin dia resah, ingin kembali namun mata hatinya terlanjur basah.

Sementara di sana ada sosok yang menanti, mengharapkannya kembali..

"Untukmu yang mendampingi tolong hapuskan air matanya, dan buatlah dia bahagia....

ku relakan dirinya bahagia bersama pilihannya

aku hanya korban perasaan yang masih bernafas
Meski hatiku telah hancur tak berbekas.

Terimakasih kepada Hujan
Telah mendukung hati meluapkan perasaan

No comments:

Post a Comment